Senin, 26 Mei 2014

Requirement Document ( Dokumen Kebutuhan )

Requirement Document (RD) yaitu dokumen yang berisi rincian kebutuhan . Dokumen RD hendaknya jelas dan lengkap sehingga tim proyek (Project Team (PT)) dapat dengan mudah dan mengerti tentang masalah yang dihadapi oleh user dan juga dapat memperkirakan biaya penyelesaian proyek tersebut. Petunjuk pertama dapat berupa persetujuan atau penandatanganan dokumen RD oleh user dan tim proyek.
Dokumen RD menyatakan tentang masalah-masalah yang dihadapi user dan solusisolusi
umum yang dibutuhkan. Bahasannya berorientasi pada bahasa yang digunakan oleh user sehari-hari, dan jauh dari bahasa komputer. Dokumen RD terkadang dipakai sebagai Request for a Proposal (RFP) ketika user menawarkan proyeknya kepada pemborong/kontraktor luar. Tim Proyek (PT) hanya dapat memulai proyeknya setelah menerim dokumen RD yang akurat. Dalam hal ini manajemen proyek akan langsung dimulai setelah dokumen RD terlengkapi. Tetapi bagaimanapun juga dokumen RD yang ditulis oleh user biasanya belum terlalu lengkap untuk membuat suatu perkiraan dan pengembangan.
Terdapat alasan-alasan yang cukup sederhana untuk hal diatas. User mungkin kurang begitu tahu hal-hal apa saja yang dapat dilakukan ole h komputer, dan sehingga hal ini membuat
dokumen RD tidak menentu tujuan pembuatannya. User sendiri bahkan tidak bias menerangkan kebutuhan apa saja yang diperlukan secara tepat. Sebagai contoh, tentang ‘Analogi Rumah’. Bagaimana jika user menginginkan tenda yang lebih besar dengan penerangan yang baik ? Maka dapat dikatakan, keinginan user tersebut tidak sesuai dengan house technology. Dalam hal ini kita juga menghadapi masalah untuk berkomunikasi. Orang-orang non teknis tidak dapat diharapkan untuk mempe lajari bahasa komputer dalam kaitannya untuk menyampaikan dan menerangkan kebutuhan-kebutuhan mereka kepada Computer Analyst. Semua hal tersebut tergantung dengan tim proyek untuk memperhatikan dan menyelesaikan masalah-masalah yang dikemukakan di atas. Kesimpulannya banyak waktu yang akan dihabiskan untuk bekerja membantu user untuk dapat menghasilkan suatu dokumen RD yang baik.

 Berikut ini adalah bagian-bagian dari dokument RD
1.      Pendahuluan
Identifikasilah perusahaan (user) dan juga penjual dimana dokumen RD tersebut
ditujukan. Beritahukan masalah-masalah yang perlu diselesaikan, latar belakangnya,
contoh-contoh situasi yang sedang dihadapi, motivasi-motivasi untuk
menanggulanginya, dan lain -lain. Bagian ini digunakan untuk memperkenalkan penjual
kepada perusahaan pemakai atau depatemen jika diperlukan, menggambarkan kulturnya,
lingkungannya, dan bagaimana jalannya bisnis yang mereka lakukan.
2.      Tujuan Proyek /Project Goals
Singkat tentang mengapa diadakannya penga juan proposal untuk pengembangan
proyek. Kekurangan-kekurangan utama dalam hal penggunaan waktu dan keuangan
dapat juga disebutkan
3.      Fungsi- fungsi Utama / Major Function
Penjelasan singkat tentang bagaimana sistem- sistem berfungsi berdasarkan
tujuan proyek yang telah ditetapkan.
4.      General Outputs
Penggambaran sederhana tentang informasi- informasi yang tersedia didalam
sistem.
5.      Informasi masukkan yang umum ( general information inputs )
( Input- input tidak akan diberikan oleh pemekai/ user yang tidak berpengalaman
input- input tersebut akan dipenuhi pada nantinya oleh analyst tersebut ).
Lihatlah rincian/ list dari segala macam output diatas dan lihat apakah data input
sangat perlu/ penting untuk menghasilkan keluran. Ini adalah waktu yang tepat
untuk memastikan apakah data- data yang dibutuhkan dapat tersedia pada waktu
yang tepat pula.
6.      Performance/ Pekerjaan
Berapa banyak transaksi yang harus diproses, berapa banyak data yang harus
disimpan ?. Berapa frekuensi laporan- laporan yang harus dihasilkan, dll.
Jelaskan untuk waktu rata- ratanya dan waktu maximumnya ( pada hari yang
paling sibuk/ jam sibuk )
7.      Pertumbuhan/ Growth
Ini mungkinsulit untuk diketahui, tapi cobalah untuk mengkalkulasi
perkembangan didalam bisnis dan menentukan berapa tahun lagi sistem masih
dapatb diharapkan untuk berfungsi. Kemukakan dalam bentuk persentase atau
angka sebenarnya. Jika anda membuat sistem didalam fese- fase (lihat bab 10 ),
RD hanya merupakan penggambaran dari fase1, dan bagian pertumbuhan/
perkembangan dapat menggambarkan fungsi- fungsi tambahan didalam fasefase
selanjutnya.
8.      Pengoperasian dan Lingkungan ( Operation and Environment )
Dimana komputer akan ditempatkan, dimana terminal- terminal yang interactive
ditempatkan, jika ada. Siapa saja yang akan menggunakannya. Dalam keadaan
baru darurat seperti keadaan genting ( disengaja atau tidak disengaja ), atau
berapa lama taahnnya kebutuhan- kebutuhan. Mungkin akan diperlukan suatu
keadaan dimana semuanya dapat dibawa atau untuk keselamatan atau tindakan
keamanan fisik.
9.      Penggabungan, interface (Compatibility, Interface).
Jelaskan jika fasilitas antar komputer dibutuhkan, terdapat alat-alat yang harus
disatukan atau jika pengiriman akses dibutuhkan. Jika sistem hanya dapat
berjalan dengan komputer yang ada, atau harus dapat diprogram didalam bahasa
yang spesifik, semua dokumen dinyatakan di dalam bagian ini.
10.  Kepeercayaan, kegunaan ( Reliability, Availability)
Kutip pengaambaran waktu diantara kegagalan-kegaalan (Meantime Between
Failures/MTBF), waktu untuk memeperbaiki (Mean time to Repair (MTTR) dan
persentase tambahan yang diperlukan. Semua manufaktur-manufaktur
menyatakan penggambaran-penggambaran ini untuk haardware mereka.
Umumkan bahwa tambahan waktu penggunaan jarang yang mencapai lebih dari
95%, jadi tidak ada seorang pun yang dapat menjamin kegunaan yang lebih dari
itu.
11.  Human Interface ( Kominikaasi Manusia dan Komputer)
Rincikan pengalaman-pengaalaman yang dibutuhkan user dalam menggunakan
komputer, jelaskan bagaimana menangani sistem kepaada pamaki/user yang
baru. Ini hanya penggabaran umum pada komunikasi manusia dan komputer :
sebbagai contoh, sistem yang dijalankan dalam bentuk menu harus terdapt sistem
help yang on-linee didalamnya, dan sebagainya.
12.  Pengaaruh Keorganisasian ( Organization Impact )
Departemen-depaartemen apa yang akan sangat berpengaaruh dan seberapa jauh
cara kerja mereka harus berubah. Baagaimana sistem yang baru dapat
berkomunikasi dengan sistem manual yang ada.
13.  Pemeliharaan dan Support ( Maaintenance dan Support )
Jaminan-jaminan yang dibutuhkan : berapa lama, sampai kapan, bagaimana
caranya. Sebagai contoh, penjelasan-penjelasan seperti : penjual akan
memperbaikisegala masalah yang timbul denagn sistem tersebut dalam jangka
waktu 6 bulan setelah pengiriman selama 24 jam.
14.  Dokumentasi dan training (Documentation dan Training)
Rinci semua dokumen-dokumen umum dan / atau kursus yang dibutuhkan
Contoh : Penjual harus menyediakan dokumen-dokumen untuk pemakai/user,
operator, dan pemelihaaraan sistem, haruss menyediaakan training untuk
pegawai-pegawai yang bekerja di pemrosesaan untuk dapat melakukan kerja
secaara benar dan utuh.
15.  Keuntungan -keuntungan ( Adavantages ( RFP only)
Jika dokumen Rd adalah RFP dlaam situasi yang kompetitif, minta data dari
penjual yang menjelaskan mengapa dokumen tersebut harus dipilih. Mintaa data
yang relevan dari penjual yang berpengalaman, komitmen, metodologi proyek,
contoh-contoj proyek yang sukses, dan referensi dimana anda dapat
menghubungi peenjual tersebut ( pastiakn anda maasuk dalam urutan orangorang
yang masuk dalammemori mereka)
16.  Waktu dan Kondisi ( Terms and Conddition ( TS &CS) ( RFP only ))
Jelaskan dasar-dasar penyeleksiaan, kapan dan bagaimana pemegang akan
diumumkan.

Tujuan dibuatnya dokumen kebutuhan sistem ini adalah
  • Untuk menjelaskan cara kerja sistem. Dengan menggunakan dokumentasi kita dapat menjelaskan cara kerja sistem yang rumit dan panjang dalam waktu yang sangat singkat.
  •  Alat dalam merancang sistem informasi. Rancangan sistem informasi sebelum dikembangkan tidak dapat diingat semua oleh disainer. Kalaupun semuanya dapat diingat rancangan itupun perlu dikomunikasiskan kepada orang lain sebelum dikembangkan.
  •  Alat bagi auditor dalam mempelajari, mengevaluasi dan sekaligus mendokumentasikan pemahamannya terhadap sistem pengendalian internal kontrol klienny
  •  Dasar pengembangan sistem lebih lanjut  
Jenis Kebutuhan
  • Kebutuhan Fungsional. Pertanyaan layanan sistem yang harus disediakan,bagaimana sistem berinteraksi pada input tertentu dan bagai mana perilaku sistem pada situasi tertentu.
  • Kebutuhan Non-Fungsional Batasan Layanan atau fungsi yang ditawarkan sistem seperti batasan waktu, batasan pengembangan proses, standarisasi dll.

    sumber : 
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Product_requirements_document
  • http://www.cdl.edu/uploads/Qd/S6/QdS615B1DcnwRZlnSuTDnQ/writing-requirements.pdf
  •  http://detsunote.blogspot.com/2013/04/requirement-document.html
  • http://sinden-tugas.blogspot.com/2013/03/requirement-document-dokumen-kebutuhan.html

Rabu, 19 Maret 2014

PEMROGRAMAN WEB


Pemrograman web diambil dari 2 suku kata yaitu pemrograman dan web. Pemrograman diartikan proses, cara, perbuatan program.
Definisi Web : jaringan komputer yang terdiri dari kumpulan situs internet yang menawarkan teks dan grafik dan suara dan sumber daya animasi melalui protokol transfer hypertext.
 Orang banyak mengenal web dengan istilah WWW (world wide web), World Wide Web adalah layanan internet yang paling populer saat ini internet mulai dikenal dan digunakan secara luas setelah adanya layanan WWW. WWW adalah halaman-halaman website yang dapat saling terkoneksi satu dengan lainnya (hyperlink) yang membentuk samudra belantara informasi. WWW berjalan dengan protokol HyperText Transfer Protokol (HTTP). Halaman Web merupakan file teks murni (plain text) yang berisi sintaks-sintaks HTML yang dapat dibuka/ dilihat/ diterjemahkan dengan Internet Browser . Sintaks HTML mampu memuat konten text, gambar, audio, video dan animasi. Kini internet identik dengan web, karena kepopuleran web sebagai standar interface pada lanyanan-layanan yang ada di internet, dari awalnya sebagai penyedia informasi, ini digunakan juga untuk komunikasi dari email sampai dengan chatting, sampai dengan melakukan transaksi bisnis (commerce)
 Banyak keuntungan yang diberikan oleh Aplikasi berbasis Web dari pada aplikasi berbasis desktop, sehingga aplikasi berbasis web telah diadopsi oleh perusahaan sebagai bagian dari strategi teknologi informasinya, karena beberapa alasan :
  1. Akses informasi mudah,
  2. Setup server lebih mudah
  3. Informasi mudah didistribusikan
  4. Bebas platform, informasi dapat disajikan oleh browser web pada sistem operasi mana saja karena adanya standar dokumen berbagai tipe data dapat disajikan

HTTP (HyperTextTransfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web(WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen. Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh Konsorsium World Wide Web(W3C) dan grup bekerja Internet Engineering Task Force(IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC, yang paling terkenal RFC 2616, yang menjelaskan HTTP/1,1, versti HTTP yang digunakan umum sekarang ini. HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara clientdan server. Sebuh client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IPke porttertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan diport tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request), seperti "GET / HTTP/1.1" (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan pesan MIMEyang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu. Beberapa kepala (header) juga bebas ditulis atau tidak, sementara lainnya (seperti tuan rumah) diperlukan oleh protokol HTTP/1,1. Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada), server mengirim kembali kode jawaban, seperti "200 OK", dan sebuah pesan yang diminta, atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.

Sejarah
Protokol HTTP pertama kali dipergunakan dalam WWW pada tahun 1990. Pada saat tersebut yang dipakai adalah protokol HTTP versi 0.9. Versi 0.9 ini adalah protokol transfer dokumen secara mentah, maksudnya adalah data dokumen dikirim sesuai dengan isi dari dokumen tersebut tanpa memandang tipe dari dokumen. Kemudian pada tahun 1996 protokol HTTP diperbaiki menjadi HTTP versi 1.0. Perubahan ini untuk mengakomodasi tipe-tipe dokumen yang hendak dikirim beserta enkoding yang dipergunakan dalam pengiriman data dokumen. Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.

Perbedaan WEB 1.0, WEB 2.0 dan WEB 3.0
Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). Secara umum, Web 1.0 dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.Secara garis besar, sifat Web 1.0 adalah Read.
Lalu, tak lama kemudian muncullah Web 2.0 yang merupakan revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk mencapai keberhasilan platform baru.Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.
Sedangkan letak perbedaan Web 1.0 dan Web 2.0 yaitu :
  1. Perilaku pengguna Membaca Menulis
  2. Pelaku utama Perusahaan Pengguna/Komunitas
  3. Hubungan dengan server Client-server Peer to peer
  4. Bahasa pemrograman penampil konten HTML XML
  5. Pola hubungan penerbit-pengguna Searah Dua arah/ Interaktif
  6. Pengelolaan konten Taksonomi/direktori Folksonomi/penanda/tag
  7. Penayangan berbagai kanal informasi Portal RSS/Sindikasi
  8. Hubungan antar pengakses Tidak ada Berjejaring
  9. Sumber konten Penerbit/pemilik situs Pengguna
Yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 2.0 dan Web 1.0 adalah keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya.Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop.
Selanjutnya adalah Web 3.0, jika dunia seluler dikenal istilah 3G, maka di Internet ada yang namanya Web 3.0. Wow, apa pula ini? Apa bedanya dengan Web 2.0 yang sekarang sedang marak? Jangan salah, ternyata orang Indonesia juga sudah ada yang mengembangkannya.Konsep ini dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan (Artificial Intelegence).Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat saling berinteraksi, kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service.
Di web 3.0 ini, sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telco berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Kita bisa menonton tivi di ponsel atau komputer, bisa mengakses internet di ponsel, bisa melakukan SMS dan telepon dari komputer. Ya karena konvergensi terhadap berbagai perangkat seperti hukum alam yang tidak bisa dielakkan. Semua mengalami evolusi menuju dunia yang lebih maju.
Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas. Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.
Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.

Web 1.0
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini.
Web 2.0
Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut” Berbagai layanan berbasis web seperti jejaring sosial, wiki dan folksonomies (misalnya: “flickr.com”, “del.icio.us”) merupakan teknologi Web 2.0 yang menambah interaktifitas di antara para pengguna Web.
Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
  • CSS (Cascading Style Sheets)
  • Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
  • Markup XHTML
  • Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
  • URL yang valid
  • Folksonomies
  • Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
  • XML Web-Service API
Web 3.0 / Semantic Web
Waaupun masih dalam perdebatan di kalangan analis dan peneliti, istilah Web 3.0 tetap berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia Internet. Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online.
Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents). Melalui Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah.
Pembuatan Semantic Web dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar yang dikoordinasi oleh World Wide Web Consortium (W3C). Standar yang paling penting dalam membangun Semantic Web adalah XML, XML Schema, RDF, OWL, dan SPARQL.
Mungkin ini beberapa referensi ciri khas dari web 3.0
  • Transformation dari tmp penyimpanan yang bersifat terpisah pisah menjadi satu.
  • Ubiquitous connectivity, memungkinkan info diakses di berbagai media.
  • Network computing, software-as-a-service business models, Web services interoperability, distributed computing, grid computing and
    cloud computing;
  • Open technologies, sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source / free.
  • Open identity, OpenID, seluruh info adalah bebas dan sebebas – bebasnya.
  • The intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, semantic application platforms, and statement-
    based datastores;
  • Distributed databases, database terdistribusi dalam WWD ( World Wide Database ).
  • Intelligent applications.
Dari seluruh sifat dan kriteria tersebut, yang bisa dijelaskan dan masih dapat diperkirakan berhasil barulah semantic web.



 

Bahasa pemrograman merupakan suatu teknik instruksi standar untuk memerintah komputer. Berikut adalah penjelasan tentang bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk membuat suatu website:

·         HTML  HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox, Microsoft Internet Explorer dll.

·         PHP Hypertext Preprocessor (PHP) adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web. PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain. PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).

·         ASP ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis. ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.

·         XML Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data. XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja. XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.

·         WML WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (Extensible Markup Langauge). WML adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless. WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.

·         PERL Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC. PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.

·         CFM CFM dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio. Syntax coldfusion berbasis html.

·         Javascript Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client. JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape. Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.

·         CSS Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).



PEMROGRAMAN WEB

Pada saat kita mengetikkan sesuatu alamat pada browser maka data akan dilewatkan
oleh suatu protocol HTTP melewati port 80 pada server. Alamat ini adalah URL dari
suatu situs yang mempunyai alamat yang unik di Internet. Web Browser akan
mengirimkan suatu aturan yang telah disepakati sebelumnyua, aturan ini biasa disebut
sebagai protocol, stadar protocol menggunakan TCP/IP, proses ini dimulaid dengan
melakukan 3 way handshakes antara sumber dan tujuan.
Web browser, suatu aplikasi pada client yang akan menampilkan halaman web sites
dari internet. Web browser di install di sisi user (OS) menampilkan informasi ke
komputer dengan interpreting bahasa pengkodean HTML, dimana homepage berisi
gambar, suara, multimedia, dan resources lainnya yang dapat diakases.
Files Coding pada HTML memberikan datanya ke browser apa yang akan ditampilkan ke
sisi client. Isi HTML yang akan ditampilkan bukan dari browsernya tetapi dari web
servernya dan Browser akan menginterpret tag HTML untuk link ke halaman berikutnya


Misalnya pada browser kita memasukan alamat www.deris.co.tv maka yang akan
terjadi adalah permintaan client akan diteruskan ke sebuah webserver yang mempunyai
alamat tertentu misalnya 202.159.31.150, agar mudah untuk diingat maka penulisan
menggunakan layanan DNS, dimana DNS untuk merubah alamat IP tadi ke suatu kata
yang mudah untuk diingat misalnya deris.co.tv


Web Programming ASP

ASP diperkenalkan ke dunia pertama kali oleh Microsoft pada tanggal 16 Juli 1996, dan
diberi nama kode Denali. Beta version dirilis pada bulan November 1996, dan akhirnya
ASP Version 1.0 secara resmi dipasarkan ke publik pada tanggal 12 Desember 1996.
Microsoft terus mengembangkan ASP.
Kita dapat menggunakan program notepad untuk menuliskan kode-kodenya dan nanti
akan dieksekusi oleh browser, namun saat ini ada banyak program untuk editor web
seperti dreamweaver yang sangat disukai penulis karena perfomanya. Agar supaya ASP
dapat dijalankan dikomputer local maka dibutuhkan suatu webserver localhost seperti
IIS (internet information server) atau PWS (Personal web server) yang ada pada cd
Windowsnya.
Seperti telah disinggung diawal bahwa pemrograman ASP akan kita ‘sisipkan’ pada kode
HTML biasa. ASP merupakan penerjemah VBScript dan Jscript pada web server, sampai
saat ini terdapat teknologi terayar Microsoft yaitu ASP.NET yang terintegrasi dalam
Microsoft.Net.
Bila VBScript kita gunakan untuk dieksekusi pada server, kita menamakannya ASP dan
jika dieksekusi pada klien (browser) maka kita namakan VBScript.
Contoh penulisan pertama ASP
Tag html

<%
Script ASP
%>

Tag html
Contoh penulisan VBScript
Tag html



Tag html


Setelah kita menuliskan pada editor buatlah ekstension dengan *.asp, dan tempatkan
pada direktori yang telah kita konfigurasi di virtual direktori pada saat instalasi
webserver IIS atau PWS. Untuk kasus di LAB perhatikan penomeran IP pada masingmasing
meja computer.
Latihan 1.1 ASP.


ASP Pertamaku


<%
Dim halos
halos = "Hallo dieksekusi dari server"
Response.Write(halos)
%>





Maka hasilnya di browser adalah ;


Namun cobalah perhatikan source code dari tampilan 1.1, untuk melihat source dari
browser client pilih View | View Source. Maka akan terlihat seperti dibawah ini ;


referensi:

1.      http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_web#cite_ref-1
2.      ^ [http://www.artikata.com/arti-374430-pemrograman.php
3.      ^ http://www.artikata.com/arti-201588-web.php
4.      http://jordansyahreza.blogspot.com/p/pemrograman-web_27.html